Kegiatan Berita Informasi

Digitalisasi Pelestarian Kesakralan Pura, Politeknik Negeri Bali Implementasikan Web dan Realitas Virtual di Pura Jagatnatha Karangasem

placeholder Pura Jagatnatha 15 June 2026
media/post/berita/b0b19018-ad50-4129-a38a-243d5b0aefc4.jpg

KARANGASEM, BALI – Sebagai manifestasi komitmen dalam memelihara nilai-nilai spiritual dan kebudayaan Bali di tengah dinamika perkembangan pariwisata daerah, Tim Pengabdian kepada Masyarakat (PkM) DIPA Institusi Politeknik Negeri Bali (PNB) telah menyelenggarakan kegiatan Sosialisasi dan Pelatihan pada hari Rabu, 10 Juni 2026. Kegiatan tersebut dilaksanakan bertempat di Pura Jagatnatha Karangasem.

Program pengabdian ini mengusung tajuk "Optimalisasi Pemanfaatan Teknologi Realitas Virtual untuk Melestarikan dan Menjaga Kesakralan Pura Jagatnatha Karangasem". Rangkaian kegiatan utama terdiri atas persembahyangan bersama, sosialisasi program, pelatihan teknis, yang kemudian diakhiri dengan prosesi serah terima sistem kepada pihak pengelola Pura Jagatnatha. Inisiasi pengembangan sistem dan pelaksanaan kegiatan ini dilakukan oleh tim akademisi dari Jurusan Teknologi Informasi, Program Studi Sarjana Terapan Teknologi Rekayasa Perangkat Lunak PNB. Tim pengabdian ini diketuai oleh Yessi Aprilia Waluyo, S.S., M.Hum., dengan didampingi oleh anggota dosen pakar yang terdiri dari Ir. Gde Brahupadhya Subiksa, S.Kom., M.T., I Putu Sagita Jaya Utama, S.S.T.Par., M.Par., dan I Putu Astya Prayudha, S.TI., M.T. Pelaksanaan program ini juga merupakan wujud nyata kolaborasi aktif antara tenaga pendidik dan mahasiswa di lingkungan Jurusan Teknologi Informasi.

Guna memberikan solusi yang komprehensif, Tim PNB menyerahkan sekaligus menyosialisasikan dua produk teknologi. Produk pertama adalah sistem situs web responsif yang memuat informasi sejarah serta tata tertib pura. Produk kedua merupakan Sistem Realitas Virtual (Virtual Reality/VR) berbasis pandangan 360 derajat. Inovasi teknologi yang merupakan karya nyata hasil kolaborasi dosen dan mahasiswa ini dipresentasikan secara langsung oleh Ir. Gde Brahupadhya Subiksa, S.Kom., M.T. di hadapan para tamu undangan. Teknologi VR tersebut dikembangkan dengan tujuan memfasilitasi pengunjung agar dapat mengeksplorasi dan menghayati nilai spiritual Pura Jagatnatha secara virtual, tanpa mengintervensi atau mengganggu kesucian area tempat ibadah secara fisik.Acara puncak yang ditandai dengan serah terima sistem secara resmi diwakili oleh Prof. Dr. I Nyoman Gede Arya Astawa, S.T., M.Kom., selaku Ketua Jurusan Teknologi Informasi Politeknik Negeri Bali. Momentum penting ini turut dihadiri oleh jajaran pimpinan, manajemen, serta staf pengajar Jurusan Teknologi Informasi PNB. Hal tersebut mendemonstrasikan komitmen institusi dalam memperkuat ekosistem digital yang berlandaskan pada semangat pengabdian kepada masyarakat.

Implementasi kegiatan ini menerima sambutan yang sangat positif dari jajaran pengelola pura dan tokoh masyarakat setempat. Apresiasi setinggi-tingginya disampaikan oleh Drs. Putu Arnawa, S.Ag., M.Si. beserta jajaran pengelola atas sinergi dan kepedulian nyata Politeknik Negeri Bali terhadap penjagaan kesakralan tempat ibadah serta pelestarian kearifan lokal. Pihak pengelola menyampaikan ekspektasi agar hubungan kelembagaan ini dapat bertransformasi menjadi kolaborasi yang berkelanjutan pada masa mendatang.

Pada kesempatan yang sama, Ketua STKIP Agama Hindu Amlapura, Dr. I Komang Badra, S.Pd., M.Pd.H., dalam kapasitasnya sebagai pengguna dan pengempon aktif Pura Jagatnatha, turut memberikan apresiasi mendalam atas inisiatif teknologi tersebut. Beliau mengemukakan harapan agar kerja sama antarlembaga antara PNB dan STKIP Agama Hindu Amlapura dapat segera direalisasikan serta berlanjut secara sinergis. Dalam sesi pelatihan teknis, pihak pengelola pura dan perwakilan masyarakat diberikan panduan komprehensif mengenai prosedur operasional sistem situs web serta metode pemanduan tur virtual VR secara mandiri. Melalui implementasi inovasi teknologi ini, Politeknik Negeri Bali memproyeksikan agar etika wisatawan dan kesakralan Pura Jagatnatha Karangasem senantiasa terjaga. Hal ini selaras dengan visi pengembangan pariwisata berkelanjutan (green tourism) yang senantiasa diusung di wilayah Kabupaten Karangasem.